• info@nusanipa.ac.id
  • +62 382 22388
News Photo

UNIPA Indonesia Wisudakan 428 Lulusan, Sabinus Nabu Harap Unipa Segera Jadi Universitas Negeri

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia di Maumere Kabupaten Sikka menggelar wisuda sarjana dan diploma angkatan XVI tahun akademik 2021/2022.

 

Prosesi wisuda digelar di Auditorium Nawacita Kampus Unipa Indonesia, Jalan Kesehatan Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur, Jumat 25 Maret 2022.

 

Ketua Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu menyampaikan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang karena atas berkat dan rahmat-Nya maka wisuda Angkatan ke 16 Universitas Nusa Nipa hari ini dapat dilaksanakan secara offline (tatap muka).



"Kita juga bersyukur dan berterimakasi kepada Tuhan karena hadir ditengah tengah kita dr. Lukman, ST,M.Hum Direktur Kelembagaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset Dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada wisuda Program sarjana ke 16 Periode 1 (satu Universitas Nusa Nipa tahun 2022. Beliau hadir ditengah – tengah kesibukan dalam mengemban tugas negara yang sangat sibuk,"ujarnya. Drs. Sabinus menyebutkan peristiwa wisuda hari ini hendaknya kita maknai peristiwa besar dalam sejarah hidup kita. Anda hari ini menyelesaikan Pendidikan Strata I anda tentu mempunyai obsesi untuk terus berkembang menjadi manusia paripurna.

 

Memang karena selama anda menjalani Pendidikan di kampus ini anda di didik, di bina untuk mengalami proses perubahan sikap dan tata laku untuk mendewasakan kepribadian melalui proses Pendidikan dan Latihan.

 

Ia menyebutkan M.Monterson mengartikan bahwa Pendidikan sebenarnya memperkenalkan cara dan jalan kepada peserta didik untuk membina dirinya sendiri. Kampus melepas anda hari ini sebagai sarjana yang sudah siap untuk mengarungi Samudra kehidupan.


Kebahagiaan kita hari ini bersama dengan orang tua dan keluarga atas prestasi yang telah dicapai oleh para lulusan bersama orang tua yang telah diperjuangkan selama beberapa tahun di perguruan tinggi. Ia menerangkan hari ini anda mengenakan Toga wisuda. Toga merupakan salah satu perlengkapan wajib saat wisuda. Proses untuk bisa memakai toga tidaklah muda butuh perjuangan bertahun-tahun, dengan kucuran keringat darah dan air mata.

Toga yang dipakai para wisudawan dan wisuda wati saat ini adalah lambang perjuangan selama anda berkuliah di Universitas Nusa Nipa. Warna hitam pada toga memiliki warna misterius dan kegelapan artinya para sarjana baru harus bersiap dalam menghadapi dan menghalau kegelapan dengan cahaya ilmu pengetahuan yang telah diperoleh. Pemindahan tali toga yang dilakukan oleh saudara sendiri melalui pemindahan tali toga dari kiri ke kanan juga memiliki makna saat kuliah para mahasiswa dominan menggunakan otak kiri dalam mempelajari teori, konsep dan analisis berbagai materi yang disampaikan. Tali wisuda dipindah kekanan berhubungan otak kanan yaitu daya imajinasi, inovatif dan kreatifitas yang harus di manfaatkan ketika terjun kemasyarakat. Alamamater meyakini anda bisa.


"Untuk itu pada kesempatan ini saya selaku Ketua Badan Penyelenggara menyampaikan terimakasih kepada para wisudawan dan wisudawati, dan para orang tua yang telah mempercayakan putra putrinya untuk kuliah di Universitas kesayangan kita yaitu Universitas Nusa Nipa. Terimakasih juga kepada Direktur Kelembagaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset Dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Dr. Lukman,ST. M.Hum yang berkenan hadir,"ujarnya.

Ia menyebutkan pada kesempatan ini kami selaku ketua badan penyelenggara menitipkan pesan kepada bapak agar perubahan status PTS Universitas Nusa Nipa menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang telah kami ajukan kepada Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan riset dan teknologi telah dinyatakan lengkap berdasarkan hasul visitasi Tim Kementerian Pendidikan Nasional pada tahun 2016 di Kampus Unipa, kiranya dapat difasilitasi untuk segera menjadi Perguruan Tinggi Negeri."Kami informasikan bahwa kami telah menugaskan Rektor untuk mendampingi Bupati Sikka, Pimpinan DPRD Kabupaten Sikka dan Para Pimpinan Fraksi DPRD Kabupaten Sikka untuk berkonsultasi dengan Komisi X DPR RI. Hasil konsultasi tersebut dapat disampaikan sebagai berikut : Ketua Komisi X DPR RI bapak Syaiful Huda memberikan rekomendasi untuk pencabutan moratorium terbatas bagi Kawasan kategori 3T,"ujarnya. Kata dia, Syaiful Huda menyatakan bahwa jika rekomendasi Komisi X dilaksanakan oleh Pemerintah maka tahun 2022 menjadi masa transisi dimana Universitas nusa Nipa akan menjadi Saker dengan tugas antara lain membimbing segala persiapan yang perlu dan jika proses itu berjalan mulus maka pada tahun 2023 Unipa akan ditetapkan menjadi Perguruan Tinggi Negeri berbadan hukum. "Sebagai Ketua Badan Penyelenggara kami meyakini Universitas Nusa nipa dapat menjadi badan hukum berdasarkan student Body yang dimiliki saat ini. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Provinsi NTT Prof. Drs.Mangadas Lumban Gaol,M.Si,Ph.D atas pembinaannya walaupun wisuda hari ini beliau tidak bisa hadir namun telah memberikan ijin pelaksanaan wisuda pada hari ini dengan surat no.626/LL 15/KM 2022 tanggal 23 Maret 2022,"ujarnya.


Ia menyebutkan kiranya semangat kreativitas dan inovasi harusnya menjadi pegangan para wisudawan dan wisudawati ketika berkarir di masyarakat baik sebagai enterpreniur, ASN, pegawai swasta, TNI dan POLRI dan biarawan biarawati. ""Saya selalu mendoakan keberhasilan dan kebahagiaan bagi kalian anak- anakku. Harumkan nama Unipa kapan pun dan dimana pun kalian berada. Terimakasih kepada semua pihak, kepada Rektor dan Senat, Para dosen dan Tenaga Kependidikan, Mahasiswa dan Panitia Wisuda Angkatan 16yang telah berusaha sehingga wisuda ini dapat dilaksanakan,"pungkasnya.


Sumber: (https://flores.tribunnews.com/2022/03/25/unipa-indonesia-wisudakan-428-lulusan-sabinus-nabu-harap-unipa-segera-jadi-universitas-negeri?page=2)


Bagikan Berita

Bakti Nyata untuk Nian Tana