• info@nusanipa.ac.id
  • +62 382 22388
News Photo

SEMINAR BERTAJUK URGENSI LITERASI JURNALISTIK KEWIRAUSAHAAN DAN DIGITAL di ERA DISRUPSI

Humas UNIPA, Maumere - Rektor Universitas Nusa Nipa Indonesia Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M. Si menyampaikan, acara seminar ini bersamaan dengan pembukaan kuliah tatap muka pada semester genap Tahun Akademik 2021/2022. Dalam acara pembukaan kuliah tatap muka ini juga diisi dengan festival kewirausahaan dengan membuka beragam stan sebagai tempat penjualan produk. “Kami menyampaikan terima kasih kepada bapak, ibu, serta adik-adik sekalian yang telah memberikan perhatian untuk hadir dalam acara seminar literasi jurnalistik, kewirausahaan dan digital.

 

Menurutnya seminar ini sebagai upaya menanamkan minat literasi dan kewirausahan bagi insan civitas akademika universitas Nusa Nipa Indonesia. Kegiatan ini juga berkat kerja sama antara Lembaga Stefanus Gandi Institut, Perennial Institut dan berkolaborasi dengan Universitas Nusa Nipa Indonesia.

 

Dalam sambutannya pula, Angelinus menjelaskan, Kampus Unipa Indonesia di maumere  merupakan kampus terbaik nomor 5 dari 56 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Nusa Tenggara Timur.  “Jika digabungkan bersama dengan semua Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Nusa Tenggara Timur, maka Unipa berada pada posisi terbaik nomor urut 10, menurut versi Webometrics edisi bulan ini Januari 2022,” jelasnya.

 

Sementara itu, Direktur SG Institut Stefanus Gandi,  mengatakan, dalam pembangunan ekonomi di Indonesia kewirausahaan mempunyai peran yang sangat penting.Menurut dia, dengan berwirausaha mampu mendatangkan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Kewirausahaan sendiri merupakan proses pengembangan dan penerapan kreativitas, serta inovasi dalam menyelesaikan masalah. Kemudian, mampu melihat peluang untuk menciptakan suatu usaha

 

“Kewirausahaan merupakan suatu proses untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Kewirausahaan merupakan suatu nilai yang terwujud dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tujuan, kiat proses, dan hasil bisnis. Dapat disimpulkan, lanjut dia, bahwa kewirausahaan adalah suatu proses pengembangan dan penerapan kreativitas untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang terwujud dalam perilaku, baik di lingkungan masyarakat atau di kalangan mahasiswa.

 

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa kurang berminat untuk berwirausaha, misalnya alasan tidak ada modal atau tidak pernah dibekali dengan pengetahuan seputar wirausaha.Ia menjelaskan, sampai saat ini peran pendidikan, khususnya pada Perguruan Tinggi sangat penting untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam berwirausaha. Sehingga terbatasnya lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi masalah besar, karena mahasiswa sudah mampu menjalankan usaha sendiri.Untuk lebih meningkatkan kemampuannya, pemerintah sudah memberikan wadah bagi mahasiswa yang mau belajar.

 

Turut hadir dalam Seminar ini Wakil Rektor I Dr. Jonas K.G.D Gobang, S. Fil., M.A ( salah satu Nara sumber) , Wakil Rektor III Hermus Hero, S.Ag, M.Pd,  para nara sumber Seminar, Utusan peserta dari SMA/SMK  se Kota Maumere dan segenap Civitas Akademik Universitas Nusa Nipa.


Sumber : Humas UNIPA

Bagikan Berita

Bakti Nyata untuk Nian Tana