News Photo

Kemendikbud Ristek Proses Perubahan Status Unipa Jadi PTN-BH

HUMAS UNIPA , MAUMERE-Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa dan Rektorat Universitas Nusa Nipa pada Rabu (7/6/2023) pagi, menggelar konfrensi pers untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait upaya perubahan status Unipa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH).

Hadir dalam acara konferensi pers tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Aleks Longginus, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Sabinus Nabu, Rektor Unipa, Dr.Ir Angelinus Vincentius, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr.Yonas K.G.D. Gobang, Ketua Senat dan anggota, para dosen, tenaga kependidikan, dan Ketua Ikatan Alumni Unipa.

Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Sabinus Nabu, mengatakan, hingga saat ini proses perubahan status Unipa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum telah diterima oleh Pemerintah Republik Indonesia dan saat ini sedang diproses oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Lanjutnya, untuk memenuhi ketentuan itu, pihaknya telah menyerahkan sejumlah dokumen kepada pemerintah.

Dokumen tersebut berupa naskah akademik dan persyaratan lain sebagaimana ketentuan yang diatur pada Permendikbud nomor 4 tahun 2020.

Sabinus Nabu merincikan, ketentuan Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020 itu meliputi:  pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, tata kelola dan prinsip good governance, standar kelayakan finansial, melaksanakan tanggung jawab sosial dan berperan dalam pembangunan perekonomian.

Dengan lampirannya yakni, data kepegawaian, dosen, dan tenaga kependidikan, laporan hasil audit keuangan auditor independen dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2021 dan 2022.

Selanjutnya, galeri foto tentang Unipa, akta notaris nomor 45 tahun 2023 tentang persetujuan Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa dan beberapa berita acara persetujuan dari senat, badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan badan legislatif mahasiswa (BLM).

Ada juga, struktur organisasi Unipa, perencanaan investasi untuk pengembangan unit-unit bisnis Unipa, dan dukungan Gubernur Provinsi NTT, serta dukungan para Bupati sedaratan Flores.

“Kurang lebih ada tujuh dokumen yang kita serahkan, harapannya perubahan status ini bisa segera terwujud,” ungkap Sabinus.

Selaku Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, ia juga meminta dukungan semua pihak agar status Unipa Maumere menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) bisa segera terwujud.

“Kami mohon dukungan dari Pemkab Sikka, DPRD Sikka, Uskup Keuskupan Maumere, para Alim Ulama se-Kabupaten Sikka, para tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat nian tanah Sikka untuk bahu membahu melalui doa dan dukungan moril agar perubahan status Unipa menjadi PTN-BH segera terwujud,” ujarnya.

Ditanya wartawan terkait target waktu dalam proses ahli status menjadi PTN-BH, Sabinus Nabu menuturkan, pihaknya menargetkan sebelum akhir tahun 2023, proses ahli status ke PTN-BH telah definitif.

"Tawaran untuk menjadi PTN-BH itu datang dari Dirjen Dikti, Prof Nizam untuk mengakomodasi kondisi exsisting yang sudah ada pada PTS Unipa. Kita bersyukur dan berterima kasih," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina, Aleks Longginus, menuturkan, seluruh kesiapan untuk menyambut PTN BH sudah dipersiapkan lama.

Kata Aleks Longginus, tawaran untuk menjadi PTN BH disampaikan Dirjen Dikti karena Unipa bukan mengajukan cek kosong untuk menjadikan perguruan tinggi negeri.

"Kita sudah punya persiapan-persiapan yang dinilai sangat layak bukan hanya untuk negeri saja  tetapi sangat layak menjadi PTN Berbadan Hukum. Sehingga tingkatannya kalau negeri saja sebenarnya biasa saja tetapi PTN Berbadan Hukum tingkatannya jauh lebih tinggi dari itu, karena kita akan menjadi universitas negeri yang otonom," tegasnya.


Sumber: https://kumparan.com/florespedia/20YWvLkJgl9/full?utm_source=Desktop&utm_medium=wa&shareID=lHFBf8oHDeTB

Bagikan Berita

Bakti Nyata untuk Nian Tana