Pusat Studi Indigenous Psikologi

1. Profil

Pusat studi Indigenous psikologi merupakan pusat studi yang berada di bawah naungan program studi psikologi, fakultas ilmu-ilmu sosial, universitas Nusa Nipa  Maumere. Program studi dibangun dengan beberapa alasan:

  1. Masyarakat NTT mengalami banyak masalah psikologis yang harus dikaji dan diselesaikan dengan pendekatan psikologis
  2. Pendekatkan psikologis yang digunakan haruslah bersumber pada kearifan local masyarakat, namun seiring dengan perkembangan zaman, kearifan local masyarakat NTT mulai ditinggalkan. Padahal, kearifan lokal itu, telah lama digunakan oleh para luluhur dan pendahulu kita untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan, termasuk masalah-masalah psikologis yang dialami oleh seseorang atau kelompok masyarakat.
  3. Saat ini, ilmuwan-ilmuwan psikologi menyadari bahwa teori dan pendekatan psikologi Eropa dan Amerika tidak selalu dapat menyelesaiakan persolan-persolan psikologis di daerah Asia. Menyadari hal itu, beberapa ilmuwan dari India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Jepang, cina dan Taiwan berusah mengembangkan ilmu dan aplikasi teori psikologi berbasis pada kearifan local masyarakat setempat. Mainstream ini menjadi jejaring potensial untuk mengembangkan psikologi khas Nusa Tenggara Timur

Berdasar pada maraknya persolan psikologis masyarakat NTT dan perkembangan mainstream ilmu psikologi saat ini, maka didirikan pusat studi Indigenous psikologi.

2. Visi

Menjadi Pusat studi yang dapat menyelesaikan persolan psikologis masyarakat NTT berbasis pada ilmu psikolgi dan kearifan local 

3. Misi

  1. Memetakan masalah-masalah psikologis yang dihadapi oleh masyarakat kawasan NTT
  2. Menggali kembali kearifan local masayarakat NTT dalam budaya dan agama
  3. Menggunkan kearifan local dalam proses assessment dan intervensi
  4. Membangun kerja sama dan kemitraan dengan pemerintah, NGO dan stakeholders dan perguruan tinggi lain.

4. Tujuan

Pusat Studi Idigenious psikologi bertujuan untuk menyelesaikan persoaln psikologi masyarakt NTT berbasis pada pendekatan psikoilogis dan kearifna local. Oleh karena itu,dalam proses assement dan intervensi, selain digunakan teori dan pendekatan psikologi dan ilmu-uilmu lainnya, juga digukan kearifan local sebagai uapaya untuk mengatasai masalah-masalah tersebut.

5. Struktur Organisasi (Administrator)

Ketua            :         P. Mikhael de Fretes, SVD., M. Sc

Sekretaris      :         Sitti Anggraini, S. Psi.,M.Psi. Psikolog

Administrator:         Hubertyn M. Yosephine, SE

6. Anggota Peneliti

Deby Angelina Br. Barus, S. Psi

Maria Nona Nancy, S. Psi., M. Si

Hendrikus Pedro, S. Fil., MA

Sitti Anggraini, S. Psi.,M.Psi. Psikolog

Florensia Nei, S. Psi

Rm. Patrick D. Guru, M.Sc

P. Yohanes Djawa, M.A

7. Jaringan Kerjasama

CICP UGM

Pemda Sikka dan selurum Pemda NTT

Pemda Provinsi NTT

Unicef

Aus Aid

WVI Indonesia

Plan

Truk F


Pusat Studi Indigenous Psikologi

1. Profil

Pusat studi Indigenous psikologi merupakan pusat studi yang berada di bawah naungan program studi psikologi, fakultas ilmu-ilmu sosial, universitas Nusa Nipa  Maumere. Program studi dibangun dengan beberapa alasan:

  1. Masyarakat NTT mengalami banyak masalah psikologis yang harus dikaji dan diselesaikan dengan pendekatan psikologis
  2. Pendekatkan psikologis yang digunakan haruslah bersumber pada kearifan local masyarakat, namun seiring dengan perkembangan zaman, kearifan local masyarakat NTT mulai ditinggalkan. Padahal, kearifan lokal itu, telah lama digunakan oleh para luluhur dan pendahulu kita untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan, termasuk masalah-masalah psikologis yang dialami oleh seseorang atau kelompok masyarakat.
  3. Saat ini, ilmuwan-ilmuwan psikologi menyadari bahwa teori dan pendekatan psikologi Eropa dan Amerika tidak selalu dapat menyelesaiakan persolan-persolan psikologis di daerah Asia. Menyadari hal itu, beberapa ilmuwan dari India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Jepang, cina dan Taiwan berusah mengembangkan ilmu dan aplikasi teori psikologi berbasis pada kearifan local masyarakat setempat. Mainstream ini menjadi jejaring potensial untuk mengembangkan psikologi khas Nusa Tenggara Timur

Berdasar pada maraknya persolan psikologis masyarakat NTT dan perkembangan mainstream ilmu psikologi saat ini, maka didirikan pusat studi Indigenous psikologi.

2. Visi

Menjadi Pusat studi yang dapat menyelesaikan persolan psikologis masyarakat NTT berbasis pada ilmu psikolgi dan kearifan local 

3. Misi

  1. Memetakan masalah-masalah psikologis yang dihadapi oleh masyarakat kawasan NTT
  2. Menggali kembali kearifan local masayarakat NTT dalam budaya dan agama
  3. Menggunkan kearifan local dalam proses assessment dan intervensi
  4. Membangun kerja sama dan kemitraan dengan pemerintah, NGO dan stakeholders dan perguruan tinggi lain.

4. Tujuan

Pusat Studi Idigenious psikologi bertujuan untuk menyelesaikan persoaln psikologi masyarakt NTT berbasis pada pendekatan psikoilogis dan kearifna local. Oleh karena itu,dalam proses assement dan intervensi, selain digunakan teori dan pendekatan psikologi dan ilmu-uilmu lainnya, juga digukan kearifan local sebagai uapaya untuk mengatasai masalah-masalah tersebut.

5. Struktur Organisasi (Administrator)

Ketua            :         P. Mikhael de Fretes, SVD., M. Sc

Sekretaris      :         Sitti Anggraini, S. Psi.,M.Psi. Psikolog

Administrator:         Hubertyn M. Yosephine, SE

6. Anggota Peneliti

Deby Angelina Br. Barus, S. Psi

Maria Nona Nancy, S. Psi., M. Si

Hendrikus Pedro, S. Fil., MA

Sitti Anggraini, S. Psi.,M.Psi. Psikolog

Florensia Nei, S. Psi

Rm. Patrick D. Guru, M.Sc

P. Yohanes Djawa, M.A

7. Jaringan Kerjasama

CICP UGM

Pemda Sikka dan selurum Pemda NTT

Pemda Provinsi NTT

Unicef

Aus Aid

WVI Indonesia

Plan

Truk F


Link Terkait

Follow my IG @JhonnyTheBay

 

Follow My IG @JhonnyTheBay